Dapatkan harga terbaru? Kami akan membalas sesegera mungkin (dalam waktu 12 jam)

Metode Ion Pompa Batang Pengisap dan Alat Pencocokannya

2025-11-28

Cara Memilih Pompa Batang Pengisap:

Data sumur yang harus dikumpulkan sebelum pemilihan pompa:

a) Kedalaman lapisan minyak, ketebalan efektif, permeabilitas efektif;

b) Spesifikasi casing, kemiringan sumur, azimuth, tikungan sumur, dan kondisi teknis lainnya;

c) Indeks produksi fluida sumur, level fluida statis, level fluida dinamis;

d) Viskositas permukaan dan bawah tanah minyak mentah, serta produksi pasir sumur, pengendapan lilin, pengelupasan, dan korosi;

e) Produksi sumur, pemotongan air, rasio gas-minyak, dan kondisi produksi lainnya;

f) Riwayat produksi sumur.


Sucker Rod Pump


Pemilihan Pompa Batang Pengisap:

Diameter pompa dan tingkat kebocoranpompa batang pengisapharus mematuhi persyaratan SY/T 5059.

 

Pemilihan Diameter Pompa dan Parameter Pemompaan:

Penentuan Perpindahan Teoritispompa batang pengisap.

Berdasarkan data sumur dan persyaratan program, produksi sumur dan kedalaman pemompaan dapat diperkirakan. Perpindahan teoritis dihitung berdasarkan rumus (1).


Sucker Rod Pump


Rumus perhitungan:

Qt ── Perpindahan teoritis, t/d;

Q ── Produksi sumur minyak, t/d;

η── Spompa batang uckerefisiensi, tanpa dimensi, ditentukan berdasarkan persyaratan skema.

 

Pemilihan diameter pompa dan parameter pemompaan:

Tentukan langkah dan frekuensi pemompaan berdasarkan kondisi sumur minyak dan kapasitas unit pemompaan.

Hitung nilai K sesuai rumus (2).


Sucker Rod Pump


Rumus perhitungan:

K ── Konstanta pompa batang pengisap;

s ── Langkah pompa batang pengisap, m;

n ── Frekuensi pemompaan pompa batang pengisap, min-1.

Pilih diameter pompa yang sesuai, yang mendekati nilai K pada Tabel 3, berdasarkan nilai K yang dihitung berdasarkan rumus (2). Disarankan untuk memilih diameter pompa satu tingkat lebih tinggi.

 

Tabel Pemilihan Pompa Batang Pengisap Standar:

Kedalaman pompa, m<900900~15001500~2100ssstt ...
Jenis pompa Pompa batangPompa TabungPompa batangPompa TabungPompa batangPompa TabungPompa batangPompa Tabung
Tipe Barel StasionerJenis Laras BepergianTipe Barel StasionerJenis Laras BepergianTipe Barel StasionerJenis Laras BepergianNegara bagianonary Barrel TypadaJenis Laras Bepergian
Jangkar AtasJangkar BawahJangkar AtasJangkar BawahJangkar AtasJangkar BawahJangkar AtasJangkar Bawah
Kondisi sumurSumur miringAC-AACAAAC-ACC-B
Volume cairan tinggi--BABBAAACAACABB
Level cairan rendahA---AB--AB---A--
Sumur vertikalABBBAACABAAACACB
Kandungan pasir sedangA-CCA-BCA-CB-A-C
Kandungan pasir tinggiA-CCA-BCA-CB-A-C
GaramACABACAAAAAACACB
Hidrogen sulfidaABBBCABA-BAACACB
Karbon dioksidaABBBBAAACAAACACB
Kandungan pasir sedang dan korosi sedangACCCABBBBAABCA-C
Kandungan pasir tinggi dan korosi tinggiA
C-A-CBBAABCA-C
ViskositasDi bawah 400 mPa·sAAAAAAAAAAAAAAAA
Di atas 400 mPa·sAACAAACAAA-BA--C
Catatan: a – Praktik terbaik; b – Digunakan secara luas; c – Sering digunakan; “-” – Tidak direkomendasikan.